Domino99 - Di bumi ini, terdapat sekian banyak pulau kecil tak berpenghuni yang menjadi destinasi wisata. Salah satu pulau yang menarik untuk dikunjungi adalah Pulau Hashima. Pulau terpencil di Jepang ini merupakan pulau tak berpenghuni yang menjadi destinasi wisata horor.
Penduduk setempat sering menyebut pulau ini dengan istilah 'Gunkanjima'. Kata 'gunkan' artinya 'kapal perang' dan 'jima' artinya 'pulau'. Jika dilihat dari jauh, pulau yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Nagasaki ini memang terlihat seperti kapal perang.JaguarQQ
Pulau Hashima hanya memiliki panjang sekitar 480 meter dan lebar 160 meter. Total garis pantainya tak lebih dari 1,2 kilometer. Sebelum ditinggal oleh penghuninya, pulau ini pernah menjadi lahan pertambangan batubara yang dikelola oleh Mitsubishi Corporation pada tahun 1887 sampai 1974.
Kini, pulau yang dulunya memiliki jumlah penduduk 10 kali lebih banyak dari Tokyo tersebut berubah menjadi pulau mati. Hanya tersisa bangunan-bangunan kosong yang dulunya menjadi fasilitas bagi para pekerja tambang. Pemerintah Jepang bahkan menutup pulau tersebut pada tahun 1974 sampai 2009.
Selama ditutup, berbagai kejadian horor terjadi di Pulau Hashima. Salah satunya adalah cerita tentang seorang nelayan yang melihat ada pesta di pulau itu.
Nelayan tersebut melihat banyak orang yang beraktivitas di pulau tersebut. Karena khawatir Pulau Hashima dihuni oleh imigran gelap, ia melaporkan hal tersebut pada penjaga pantai. Ketika penjaga pantai dan beberapa nelayan mengecek kejadian tersebut, hal yang mereka lihat hanyalah pulau kosong dan sepi.
Sejak 2009, Pulau Hashima dibuka untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau tambang tersebut. Namun, mereka harus datang secara berkelompok, tidak boleh sendirian. Hal ini untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan karena struktur pulau tersebut sudah tidak stabil.
Nelayan tersebut melihat banyak orang yang beraktivitas di pulau tersebut. Karena khawatir Pulau Hashima dihuni oleh imigran gelap, ia melaporkan hal tersebut pada penjaga pantai. Ketika penjaga pantai dan beberapa nelayan mengecek kejadian tersebut, hal yang mereka lihat hanyalah pulau kosong dan sepi.Domino99
Sejak 2009, Pulau Hashima dibuka untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau tambang tersebut. Namun, mereka harus datang secara berkelompok, tidak boleh sendirian. Hal ini untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan karena struktur pulau tersebut sudah tidak stabil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar